Welcome readers!

Welcome to the varies of information about my writing and my thoughts in this blog! Enjoy! Semoga menjadi berkat dan tidak usah ragu untuk menuliskan komentar Anda! God bless you!

Kamis, 15 Maret 2012

The Meaning of Being A Teacher

Apa kesan pertama anda ketika mendengar kata guru? Apa respon orang-orang di sekitar anda ketika bertanya hendak jadi apa kau kelak? Lalu dengan polos tapi pasti Anda menjawab "a teacher!" Jawaban itu singkat namun wajah anda menunjukkan kepastian. Atau malah menjadi guru adalah salah satu hal yang paling anda hindari. Mungkin di dalam pikiran kita menjadi seorang dokter, insinyiur, arsitek, menteri, direktur dan berbagai macam pekerjaan lainnya jauh lebih baik dibandingkan dengan anda menjadi seorang guru. Atau at least, ketika pun pada akhirnya Anda harus "terjebak" dalam pilihan menjadi seorang guru, mungkin ketika orang bertanya anda akan berusaha untuk menghindari mengatakan bahwa anda akan menjadi guru. Well, saya tidak sedang menjudge bahwa semua orang seperti ini, but at least ini hasil yang sudah saya tanyakan kepada sesama teman-teman saya di mahasiswa keguruan. Bahkan yang lebih ironis, ketika kita memandang bahwa menjadi seorang guru SMP atau SMA itu adalah lebih baik dibandingkan menjadi guru SD, TK atau Playgroup.
Namun, saya mau kembali mengajak kita melihat ke belakang, lebih tepatnya refleksi. Pernahkah anda membayangkan akan jadi apa dunia ini tanpa seorang guru? Akan jadi apa Indonesia ke depan ketika tak banyak lagi orang yang mau menjadi guru. Saya termasuk orang yang terisnpirasi untuk menjadi guru dari kedua orangtua saya yang keduanya adalah guru SD di salah satu sekolah negeri di dusun kecil di Sumatera Utara. Apakah saya terinspirasi karena mereka memiliki penghasilan yang banyak? Tenntu tidak, karena pada kenyataannya keluarga saya hidup dalam kesederhanaan. Apakah karena orangtua saya mendapatkan banyak free time sementara gaji pokok tetap berjalan? Bukan, karena saya melihat komitmen orangtua saya atas apa yang menjadi pekerjaannya saat ini.
Lalu, apa yang membuat saya ingin menjadi guru? Dulu, saya ingin menjadi guru karena orangtua saya, guru saya mengatakan satu kalimat yang bagi saya menginspirasi dan membuat saya memantapkan diri menjadi guru. Kalimatnya seperti ini "kalau tidak ada guru, maka profesi lain juga mungkin akan tidak ada." Siapa yang mengajar presiden, menteri, dan orang-orang hebat lainnya? Akan menjadi hebatkah dia tanpa ada guru? Jawaban yang muncul di benak saya saat itu tidak.
Hingga pada akhirnya saya memasuki dunia perkuliahan untuk dibentuk dan dididik menjadi guru, saya semakin menyadari betapa bangsa ini membutuhkan guru. Guru yang seperti apa? Guru yang sekedar pintar kontentkah? Yang sekedar hebat menerapkan metode-metode pengajarankah sehingga siswa tidak bosan selama pelajaran? Guru yang bagaimana? Ada pepatah yang mengatakan bahwa "to teach is to touch the child life forever." Artinya, mengajar bukan sekedar butuh kepintaran, and well in fact we learn new things everyday from our students tapi lebih daripada itu, mengajar itu bagaimana kita dapat membagi hidup dengan anak-anak didik. Bukan hanya pengetahuan yang kita ajarkan, tapi komitmen dan karakter. Ketika kita menjadi guru, maka secara langsung atau tidak kita mengatakan kepada siswa "come and follow me" Tirulah aku, nak! Aku gurumu!" Lalu, hal seperti apa yang akan mereka tiru dari anda sebagai guru? Guru seperti apa yang mereka ikuti? Akan terbentuk dengan baik kah karakter siswa ketika gurupun tak memiliki karakter yang baik? akan berintegritaskah siswa ketika guru pun tak punya integritas? Akan menghargai oranglain kah siswa ketika mereka memiliki guru yang tidak bisa menghargai murid?
Saya pikir, salah satu pergumulan besar bangsa kita. Kita butuh guru yang bukan hanya sekedar tau banyak teori tapi tidak ada prakteknya. Kita butuh guru yang perkataan dan perbuatannya sejalan. Kita butuh guru yang mau berbagi hidup mereka dengan murid, bukan karena dia guru yang sempurna tapi dia ingin muridnya kelak berjalan dalam kebenaran. Kita butuh guru yang mampu menghargai setiap siswa sebagai pribadi yang unik dan berharga, guru yang bukan sekedar mengajar karena terjebak sebab tidak ada pilihan lain, namun karena dia benar-benar rindu untuk melihat ada perubahan di dalam generasi selanjutnya. Guru yang terlebih dahulu mentransformasi dirinya sebelum mentransformasi kehidupan setiap siswanya.Itulah artinya untuk menjadi guru!
Selamat menjadi guru yang menjadi inspirasi bagi siswa anda!
The mediocre teacher tells.
The good teacher explains.
The superior teacher demonstrates.
The great teacher inspires.
~William Arthur Ward


Tidak ada komentar:

Posting Komentar